Identifikasi Sarana dan Prasarana Permukiman Tepian Sungai Kelurahan Mendawai Kota Pangkalan Bun dengan Metode Community Mapping

Identifikasi Sarana dan Prasarana Permukiman Tepian Sungai Kelurahan Mendawai Kota Pangkalan Bun dengan Metode Community Mapping

Authors

  • Eny Rusmita Fakultas Teknik Universitas Antakusuma
  • Trisniati Trisniati Fakultas Teknik Universitas Antakusuma

Keywords:

Identifikasi sarana dan prasarana, permukiman tepian sungai, metode community mapping

Abstract

Permukiman tepian sungai di Kelurahan Mendawai Kota Pangkalan Bun memiliki karakteristik permukiman yang unik, dimana umumnya menggunakan rumah panggung dan akses antar rumah melalui titian atau jalan kayu yang biasa masyarakat sekitar menyebutnya gertak. Permukiman tepian sungai ini merupakan sejarah awal berkembangnya permukiman di Kota Pangkalan Bun. Agar keberadaannya dapat dipertahankan, maka perlu adanya penelitian yang dilakukan agar permukiman tepian sungai tidak berkembang menjadi permukiman kumuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sarana dan prasarana permukiman secara mendalam berdasarkan perspektif masyarakat tepian sungai. Metode yang digunakan adalah Community Mapping, sebuah metode pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam mengenali masalah dan potensi lingkungannya sendiri. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuisioner dan observasi. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif terhadap sarana dan prasarana permukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan di permukiman tepian sungai Kelurahan mendawai terletak pada sarana dan prasarana air bersih, sanitasi, sampah, jalan dan ruang terbuka/tempat bermain. Selain itu, hasil dari Community Mapping ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah yang ingin melakukan penataan terhadap Sarana dan Prasarana Permukiman tepian sungai Kelurahan Mendawai Kota Pangkalan Bun.

Downloads

Published

2026-02-14